Close Panel
Home Berita Makin Canggih, Mobil pun Bisa 'Kena Hack

Layanan Website

Aplikasi Berbasis Website :

- Sistem Informasi Sekolah - Sistem Informasi Perpustakaan - Sistem...
Selengkapnya

Jasa Pembuatan Toko Online

Kreatifweb adalah rekan Anda dalam mewujudkan toko online yang...
Selengkapnya

Jasa Pembuatan Web Dinamis

Website dinamis adalah jenis website dimana anda sebagai owner...
Selengkapnya

Jasa Maintenance Website

Pentingnya website sebagai media pencitraan dan penunjang usaha kita,...
Selengkapnya

Makin Canggih, Mobil pun Bisa 'Kena Hack PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Wicak Hidayat   
Senin, 16 Agustus 2010 23:31
Addthis

Jakarta - Hadirnya komputer pada berbagai benda, termasuk pada kendaraan bermotor, membuka peluang adanya celah keamanan pada sistem tersebut. Mobil pun kini bisa 'dikerjai'.

Peneliti dari Rutgers University of South Carolina, seperti dikutip detikINET dari Ars, Senin (16/8/2010), menemukan adanya celah keamanan pada sistem pemantau tekanan pada ban. Sensor nirkabel yang digunakan bisa dipakai untuk melacak sebuah kendaraan atau untuk membuat sistem itu rusak.
Sensor nirkabel untuk memantau tekanan angin pada ban banyak digunakan di Amerika Serikat sejak 2008. Menurut peneliti dari Rutgers, sistem nirkabel sensor itu memungkinkan pihak tertentu mengerjai sistem itu dengan kendaraan lain di sebelahnya.

Dalam penelitiannya, sebuah mobil yang menggunakan perangkat seharga USD 1500 (sekitar Rp 13 juta) berhasil menyadap dan mengganggu sistem pada kendaraan di sebelahnya. Perangkat yang digunakan termasuk sensor radio dan software khusus.

Efeknya memang tidak terlalu dahsyat. Paling gawat, mereka bisa membuat sistem menampilkan pesan peringatan palsu atau merusak sistem pemantau itu sama sekali tanpa benar-benar menyebabkan kerusakan pada kendaraan.

Penelitian sebelumnya, di University of Washington dan University of California San Diego, menampilkan serangan yang lebih mengerikan. Serangan pada Electronic Control Units bisa membuat kendaraan terganggu.

Misalnya, ECU bisa dibobol sehingga pihak lain mengendalikan wiper dan klakson mobil. Bahkan, aksi ini bisa berbahaya, jika yang dilakukan adalah mematikan sistem rem dan gas.

Penelitian dari Washington dan San Diego ini hanya bisa dilakukan dengan akses fisik ke kendaraan. Tidak seperti penelitian di Rutgers yang bisa dilakukan tanpa kontak fisik.

Sumber: detikinet

 

Add comment


Security code
Refresh

DESAIN WEBSITE CANTIK

Pusing bikin website cantik menarik? Lihat solusi dari kami... Ubahlah desain website Anda menjadi lebih menarik dan profesional. Langsung aja Hubungi Kami

Speed Up And Optimize Your PC Beyond Brand New

Click Here!

free web site traffic and promotion

Who's Online

Kami memiliki 12 Tamu online
Facebook MySpace Twitter Google Bookmarks RSS Feed